Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi asam lemak minyak biji kepuh ( Sterculia foetida Linn.) melalui proses esterifikasi. Minyak diekstraksi dengan maserasi menggunakan pelarut n -heksana dan diubah menjadi metil ester melalui reaksi dengan metanol dan asam sulfat pekat (H2SO3) dalam pelarut benzena. Metil ester yang dihasilkan dianalisis menggunakan Kromatografi Gas-Spektrometri Massa (GC-MS) untuk mengidentifikasi komponen asam lemak baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Analisis mengungkapkan tujuh senyawa utama, dengan metil sterkulat (33,39%) dan metil palmitat (24,70%) sebagai konstituen dominan. Profil asam lemak yang diperoleh tidak hanya penting dalam menentukan sifat fisikokimia dan kinerja biodiesel, tetapi juga menawarkan potensi untuk aplikasi dalam formulasi surfaktan berbasis metil ester. Hal ini sangat relevan dalam menentukan nilai Keseimbangan Hidrofil-Lipofil (HLB), yang memengaruhi fungsionalitas dan penerapan industri surfaktan dalam emulsi, deterjen, dan produk kosmetik.
Copyrights © 2026