Penelitian ini mengkaji kesalahan kebahasaan yang ditemukan dalam caption berbahasa Inggris di Instagram dengan berfokus pada aspek gramatikal, leksikal, dan pragmatik. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan dari caption yang ditulis oleh mahasiswa sebagai penutur non-asli bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan gramatikal merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, khususnya pada penggunaan verba dan struktur kalimat, diikuti oleh kesalahan leksikal dan pragmatik. Kesalahan-kesalahan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh interferensi bahasa pertama, overgeneralisasi, dan keterbatasan paparan terhadap penggunaan bahasa Inggris yang autentik. Penelitian ini berargumen bahwa media sosial, meskipun sering dianggap sebagai ruang komunikasi informal, mencerminkan produksi bahasa yang nyata sehingga memberikan wawasan berharga mengenai perkembangan interlanguage pembelajar. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa integrasi media sosial ke dalam pembelajaran bahasa dapat meningkatkan kesadaran pembelajar terhadap ketepatan (accuracy) dan kesesuaian penggunaan (appropriateness) bahasa Inggris. This study examines linguistic errors found in English captions on Instagram, focusing on grammatical, lexical, and pragmatic aspects. The research employs a qualitative descriptive design, with data collected from captions written by students as non-native speakers of English. The findings reveal that grammatical errors are the most dominant, particularly in verb usage and sentence structure, followed by lexical and pragmatic errors. These errors are largely influenced by first language interference, overgeneralization, and limited exposure to authentic English use. The study argues that social media, while often perceived as informal, reflects genuine language production and therefore offers valuable insights into learners’ interlanguage development. The findings suggest that integrating social media into language instruction can enhance learners’ awareness of both accuracy and appropriateness in English usage.
Copyrights © 2026