Kemiskinan merupakan permasalahan kompleks yang dihadapi oleh banyak daerah, termasuk Kota Jambi, yang dalam beberapa tahun terakhir menempati posisi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Daerah dalam menanggulangi kemiskinan di Kota Jambi serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pejabat Dinas Sosial, Bappeda, akademisi, dan masyarakat penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Pemerintah Daerah dilaksanakan melalui empat tahapan manajemen strategi, yaitu pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi, dan evaluasi serta pengendalian. Strategi yang dijalankan mencakup program bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, serta program peningkatan akses terhadap fasilitas dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Meskipun berbagai program telah dijalankan, efektivitasnya masih terkendala oleh permasalahan akurasi data penerima bantuan, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta masih adanya ketergantungan masyarakat terhadap bantuan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan di Kota Jambi belum berjalan secara optimal karena lemahnya integrasi program, rendahnya akuntabilitas, dan belum terbangunnya pendekatan partisipatif yang kuat. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah perlu melakukan pembenahan dari sisi sistem pendataan, penguatan kolaborasi lintas sektor, dan pelibatan masyarakat secara aktif agar strategi yang dijalankan benar-benar mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026