Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi strategis Benteng Van den Bosch dalam konteks sejarah kolonial di Jawa Timur dan juga sebagai sumber belajar IPS. Benteng ini merupakan salah satu peninggalan kolonial Belanda yang dibangun pada abad ke-19 dengan pertimbangan militer dan geografis yang matang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif menggunakan pendekatan historis-deskriptif melalui studi pustaka dan analisis dokumen, dengan sumber utama buku Benteng Van den Bosch. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benteng ini dirancang dengan prinsip arsitektur militer Eropa yang disesuaikan dengan kondisi tropis dan strategi pertahanan teritorial. Lokasinya yang berada di pertemuan Sungai Bengawan Solo dan Sungai Madiun memperkuat perannya dalam pengawasan jalur transportasi dan mobilitas pasukan kolonial. Selain sebagai pusat pertahanan, benteng ini juga berfungsi sebagai simbol kekuasaan kolonial di wilayah pedalaman Jawa Timur. Dengan demikian, Benteng Van den Bosch memiliki nilai historis yang penting dalam memahami sistem pertahanan dan praktik kolonialisme di Indonesia.
Copyrights © 2026