Matang karier merupakan aspek penting bagi siswa sekolah menengah atas karena siswa mulai dihadapkan pada pilihan pendidikan lanjutan dan karir setelah lulus. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami potensi diri, menetapkan tujuan karir, membuat perencanaan karir, mencari informasi pekerjaan, dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pilihan karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teori konseling Trait and Factor dengan teknik meniru dalam meningkatkan matang karir siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 80 siswa yang terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri atas 40 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner matang karir, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, N-Gain Score, uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample T-Test, dan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh peningkatan skor rata-rata lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata N-Gain Score kelompok eksperimen sebesar 0,6281, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,3806. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Nilai effect size sebesar 4,90 menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Dengan demikian, konseling Trait and Factor dengan teknik meniru efektif dalam meningkatkan matang karir siswa dan dapat digunakan sebagai alternatif layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Copyrights © 2026