Pengelolaan stok barang sekali pakai adalah salah satu komponen krusial yang mendukung efisiensi administrasi serta tanggung jawab dalam manajemen Barang Milik Negara di instansi pemerintah. Penerapan metode pencatatan dan kontrol persediaan yang tepat akan menghasilkan data inventaris yang tepat, mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik, serta mengurangi kemungkinan kehilangan dan kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prosedur pencatatan dan pengawasan persediaan barang sekali pakai yang menggunakan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI) di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Batam. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan cara mengumpulkan data melalui observasi partisipatif dan pengumpulan dokumen selama kegiatan Kuliah Kerja Lapangan dari tanggal 7 April hingga 7 Juli 2026. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan berdasarkan hasil observasi lapangan yang dibandingkan dengan teori tentang pengendalian persediaan serta penelitian sebelumnya. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa prosedur pengelolaan persediaan telah dilakukan secara terstruktur melalui tahapan penerimaan barang, pemeriksaan, pencatatan menggunakan aplikasi SAKTI, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan pergerakan keluaran, dan pelaksanaan stock opname secara berkala. Pelaksanaan prosedur-prosedur ini telah mendukung pengendalian internal dan meningkatkan tanggung jawab administrasi inventaris. Meskipun demikian, efektivitas penerapannya masih terpengaruh oleh sejumlah kendala seperti keterbatasan daya listrik, ketidakstabilan jaringan internet, jumlah akun pengguna SAKTI yang terbatas, serta pemeliharaan sistem yang menjadi penghalang dalam proses administrasi. Penelitian ini memberikan saran praktis mengenai peningkatan infrastruktur teknologi informasi dan pengoptimalan penggunaan aplikasi SAKTI untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan persediaan di instansi pemerintah dalam bidang Kementerian Agama.
Copyrights © 2026