Rendahnya literasi numerasi siswa di Indonesia berdasarkan hasil PISA 2022 menjadi tantangan nyata dalam pendidikan matematika. Kondisi serupa terjadi di SMPN 1 Polanharjo, di mana siswa mengalami kesulitan menginterpretasikan data kontekstual menjadi pemodelan matematika. Penelitian Research and Development (RnD) menggunakan model ADDIE ini bertujuan untuk menguji tingkat kelayakan, keterbacaan, keefektifan, dan respon siswa terhadap media komik bernuansa etnomatematika makanan khas Klaten terintegrasi model PBL berbasis deep learning pada materi statistika pemusatan data. Hasil validasi membuktikan bahwa komik memenuhi kriteria sangat layak. Uji keefektifan menunjukkan media komik efektif dalam meningkatkan literasi numerasi siswa, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82,87 (mencapai KKTP 75) dan ketuntasan klasikal melampaui 70% . Selain itu, analisis uji-t menunjukkan bahwa skor peningkatan (N-gain) kelas eksperimen sebesar 0,71 yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang memperoleh skor 0,52. Media komik juga terbukti mudah dipahami berdasarkan uji keterbacaan dengan persentase rata-rata 99,75% dan memperoleh respon siswa yang sangat baik dengan persentase rata-rata 86,04% . Kesimpulannya, penggunaan media komik ini terbukti layak, mudah dipahami, efektif, dan mendapatkan respon positif dari siswa. Media komik dapat memfasilitasi siswa untuk memahami konsep abstrak melalui masalah kontekstual, sehingga mampu meningkatkan literasi numerasi secara bermakna.
Copyrights © 2026