Kelompok Ganomay merupakan usaha mikro yang bergerak dalam pengolahan bakso ikan sebagai bahan siomay upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal. Namun, proses produksi masih menghadapi kendala pada tahap prnggilingan/pencampuran adonan yang dilakukan secara manual, sehingga menyebabkan waktu produksi relatif lama, kapasitas terbatas, kualitas adonan kurang homogen, serta tekstur produk yang belum konsisten. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi proses produksi, mutu bakso ikan, dan kapasitas sumber daya manusia melalui implementasi beater portable mixer sebagai teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan introduksi alat, pelatihan pengoperasian dan perawatan, pendampingan proses produksi, serta monitoring dan evaluasi menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Keberhasilan program dievaluasi berdasarkan perubahan waktu pencampuran, kapasitas produksi, efisiensi tenaga kerja, homogenitas adonan, kualitas tekstur bakso, serta peningkatan pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan beater portable mixer mampu menurunkan waktu pencampuran dari 30 menit menjadi 12 menit per siklus (60%), meningkatkan kapasitas produksi dari 20 kg menjadi 40 kg per hari, serta mengurangi kebutuhan tenaga kerja pada proses pencampuran sebesar 50%. Selain itu, kualitas adonan menjadi lebih homogen sehingga menghasilkan bakso dengan tekstur yang lebih kenyal dan seragam. Nilai rata-rata pengetahuan peserta juga meningkat dari 58 menjadi 90 setelah pelatihan. Implementasi teknologi tepat guna ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas, kualitas produk, dan kompetensi anggota kelompok, sehingga mendukung pengembangan usaha bakso ikan yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026