Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketidaksesuaian jabatan terhadap kinerja pegawai dengan persepsi keadilan organisasi sebagai variabel mediasi pada Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai BPS Provinsi dan kabupaten/kota di Maluku Utara, dengan jumlah sampel sebanyak 162 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian jabatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi keadilan organisasi serta kinerja pegawai. Selain itu, persepsi keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan menjadi variabel yang paling dominan dalam model penelitian. Pengujian efek mediasi menunjukkan bahwa persepsi keadilan organisasi memediasi secara signifikan pengaruh ketidaksesuaian jabatan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan penempatan jabatan tidak hanya ditentukan oleh aspek administratif, tetapi juga oleh sejauh mana kebijakan tersebut dipersepsikan adil oleh pegawai dalam mendukung peningkatan kinerja.
Copyrights © 2026