Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tacit knowledge dan explicit knowledge terhadap employee performance dengan learning organization sebagai variabel mediasi pada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, khususnya pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA), dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai yang berjumlah 112 orang dengan teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tacit knowledge tidak berpengaruh langsung terhadap employee performance, sedangkan explicit knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance. Selain itu, tacit knowledge dan explicit knowledge berpengaruh positif terhadap learning organization. Variabel learning organization terbukti memiliki pengaruh paling kuat terhadap employee performance. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tacit knowledge dan explicit knowledge memiliki pengaruh tidak langsung terhadap employee performance melalui learning organization sebagai variabel mediasi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja aparatur tidak hanya bergantung pada ketersediaan pengetahuan, tetapi juga pada kemampuan organisasi dalam mengelola pengetahuan tersebut melalui budaya organisasi pembelajar yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026