Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PERBEDAAN GENERASI PADA ANGKATAN KERJA YANG MEMPENGARUHI PERILAKU ORGANISASI: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS AZHARI AFRIZAL RAMLI; ABDUL WAHAB HASYIM; SULFI ABDUL HAJI
Jurnal Akademika Vol 21, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : STIE Indonesia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51881/jam.v21i1.269

Abstract

Generational difference are a hot issue today. This is due to changes in the workforce in recent years. The composition of the workforce is currently filled by three generations that is Baby Boomers Generation, Generation X, and Generation Y, in which the three generations have different characteristics and can be a challenge for organizations, so organizations need to manage these three generations to be profitable for organization. The method used in this paper is based on a systematic review based on a comprehensive database search to identify a complete list of literature on generational differences through journal articles, proceedings, theses, books and online news. This systematic review of studies specifically aims to examine empirical studies that investigate generational differences in the workforce that influence organizational behavior. Based on a systematic review, empirical evidence points to some significant intergenerational differences today at work in modern organizations.Keywords: Generational Differences, Baby Boomers Generation, Generation X, Generation Y, Organizational Behavior
Analisis Prospek Dan Upaya Pengembangan Destinasi Wisata Pada Desa Maitara Kota Tidore Kepulauan Maluku Utara Idham S. Usman; Abdul Wahab Hasyim; Rahmat Sabuhari
JEMI is managed and published by the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Kutai Kartanegara University. Institutional legality is reflected in the ISSN number: 1411-9560 published by LIPI in 2003 as a manifestation of the comm Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53640/jemi.v23i1.1343

Abstract

  The purposes of this research are 1) To find out the development of tourism potential on Maitara Island, Tidore City Islands; 2) To find out the prospects for the development of a tourist area on the island of Maitara, City of Tidore Islands. The sample in this study consisted of two types of samples, namely: regional samples and tourist samples. Percentage analysis was carried out using percentage calculations, the analytical techniques to be used were questionnaires, direct interviews, field observations, personal documents and official documents. The data is processed through a SWOT analysis. The results of the study show: that the Kailupa tourist attraction (one thousand money) is in the Quadrant I position, which means it still has a "good" situation. The Ake Bay tourist attraction is in the quadrant I position, which means it still has a "good" situation. Mangrove forest is in quadrant I position which means it still has a "good" situation with existing strengths able to take advantage of existing opportunities.
Kinerja Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) Di Maluku Utara Achmad Qabirrul Rifai; Prince Charles Heston Runtunuwu*; Abdul Wahab Hasyim
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25013

Abstract

Efektivitas Pelaksanaan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) di Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Selatan.Penelitian dilaksanakan di tiga kecamatan terdiri dari Kecamatan Weda Tengah, Kecamatan Jailolo dan Kecamatan Gane Timur pada masing-masing desa yang berkenaan dengan pelaksanaan program tranformasi ekonomi kampung Terpadu. Metode menggunakan pendekatan analisis kualitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa pelaksanaan program TEKAD di Kabupaten Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan kurang terlaksana dengan baik, sedangkan di Kabupaten Halmahera Barat pelaksanaannya cukup terlaksana. Faktor penghambat dalam pelaksanaan program TEKAD yaitu minimnya Peran dari Pemerintah Desa, Fasilitator dan Pendamping Desa, rendahnya tingkat Kesadaran Masyarakat, dan kurangnya tranparansi dalam pengelolaan anggaran.
Enhancing Job Satisfaction Among Public Health Civil Servants: The Mediating Role of Transformational Leadership Bachsyuan Zami Hasan; Rahmat Sabuhari; Nurlaela; Abdul Wahab Hasyim
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 4 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary (In-Press)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i4.6673

Abstract

This study examines the effect of work motivation on job satisfaction among State Civil Apparatus (ASN) employees in public health service units of Central Halmahera Regency and investigates the mediating role of transformational leadership. A quantitative survey approach was employed, involving 418 ASN working in public health service units. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that work motivation has a positive and significant effect on job satisfaction and transformational leadership. Transformational leadership also positively and significantly influences job satisfaction. Furthermore, transformational leadership partially mediates the relationship between work motivation and job satisfaction. These results suggest that employee job satisfaction is shaped not only by individual motivation but also by leadership practices that inspire, support, and engage employees. The study highlights the importance of strengthening work motivation and promoting transformational leadership to improve employee satisfaction and support the effectiveness of public health service delivery.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kinerja Pegawai Yang Dimediasi Oleh Kesiapan Untuk Perubahan Wahyuddin Ibrahim; Abdul Wahab Hasyim; Fadhliah M. Alhadar
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai dengan kesiapan untuk perubahan sebagai variabel mediasi. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah belum optimalnya kinerja pegawai yang diduga dipengaruhi oleh rendahnya kesiapan menghadapi perubahan serta kurang efektifnya penerapan gaya kepemimpinan di lingkungan birokrasi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai pada empat instansi, yaitu Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Inspektorat, dan Dinas Perpustakaan, dengan total responden sebanyak 112 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kesiapan untuk perubahan. Variabel kesiapan untuk perubahan terbukti berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan transformasional dalam membangun kesiapan mental dan perilaku pegawai terhadap perubahan organisasi, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan efektivitas dan produktivitas birokrasi daerah
Peran Kepuasan Kerja Dalam Memediasi Pengaruh Motivasi Kerja Dan Insentif Terhadap Kinerja Pegawai Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah Jufri Yakub; Abdul Wahab Hasyim; Sulfi Abdul Haji
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan insentif terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Fenomena empiris menunjukkan bahwa peningkatan insentif belum sejalan dengan peningkatan kinerja pegawai, sehingga diperlukan kajian mengenai faktor psikologis yang memengaruhi hubungan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, menggunakan kuesioner berskala Likert lima poin yang disebarkan kepada 135 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta terhadap kepuasan kerja. Insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, namun tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Sebaliknya, kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan paling dominan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi secara penuh pengaruh insentif terhadap kinerja, dan memediasi sebagian pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja. Model penelitian ini mampu menjelaskan 82,1% variasi kinerja pegawai.
Akuntanbilitas Pengelolaan Dana Desa Di Desa Sosowmo Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Selatan Suharjoni Suaib; Abdul Wahab Hasyim; arwan Man Soleman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.12859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa di Desa Sosowomo, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana pemerintah desa menerapkan prinsip transparansi, partisipasi, dan pertanggungjawaban publik dalam setiap tahapan pengelolaan Dana Desa, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala desa, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta observasi langsung dan analisis dokumen terkait pengelolaan Dana Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntabilitas di Desa Sosowomo belum berjalan secara optimal. Pemerintah desa telah berupaya melaksanakan prinsip-prinsip akuntabilitas melalui mekanisme musyawarah desa, pelaporan keuangan, serta pelibatan masyarakat dalam kegiatan pembangunan. Namun, berbagai kendala masih ditemukan, antara lain keterbatasan kemampuan administrasi aparatur desa, kurangnya sosialisasi dan partisipasi masyarakat, keterlambatan penyaluran Dana Desa, serta budaya paternalistik yang melemahkan kontrol sosial masyarakat. Upaya perbaikan dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparatur desa, optimalisasi peran BPD, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung transparansi pelaporan.
Pengaruh Komitmen Organisasional Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Organizational Citizenship Behavior Pada Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah Atika Pratiwi Kiay Demak; Abdul Wahab Hasyim; Rahmat Sabuhari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.15533

Abstract

Pengaruh komitmen organisasional terhadap kinerja pegawai dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) sebagai variabel mediasi pada pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode PLS-SEM melalui smartpls 4.0, melibatkan 135 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta terhadap OCB. Selain itu, OCB juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta terbukti memediasi hubungan antara komitmen organisasional dan kinerja, sehingga peningkatan komitmen pegawai mendorong kinerja melalui penguatan perilaku OCB.
Pengaruh Tacit Knowledge Dan Explicit Knowledge Terhadap Employee Performance Dimediasi Oleh Learning Organization Pada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah Bambang Irianto; Abdul Wahab Hasyim; Fadhliah M. Alhadar
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.16054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tacit knowledge dan explicit knowledge terhadap employee performance dengan learning organization sebagai variabel mediasi pada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, khususnya pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA), dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai yang berjumlah 112 orang dengan teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tacit knowledge tidak berpengaruh langsung terhadap employee performance, sedangkan explicit knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance. Selain itu, tacit knowledge dan explicit knowledge berpengaruh positif terhadap learning organization. Variabel learning organization terbukti memiliki pengaruh paling kuat terhadap employee performance. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tacit knowledge dan explicit knowledge memiliki pengaruh tidak langsung terhadap employee performance melalui learning organization sebagai variabel mediasi. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja aparatur tidak hanya bergantung pada ketersediaan pengetahuan, tetapi juga pada kemampuan organisasi dalam mengelola pengetahuan tersebut melalui budaya organisasi pembelajar yang berkelanjutan.