Siklus bisnis yang fluktuatif di era ekonomi digital menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memiliki adaptabilitas tinggi dalam strategi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang efektif bagi UMKM saat menghadapi fase kontraksi ekonomi, di mana daya beli konsumen menurun secara signifikan. Banyak UMKM terjebak pada inefisiensi biaya iklan berbayar yang tidak sebanding dengan tingkat konversi penjualan. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa kombinasi antara strategi Promosi Taktis melalui paket bundling dan Edukasi Konten secara organik mampu menjaga resiliensi bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalihan fokus dari pemasaran berbasis biaya tinggi ke pemasaran berbasis nilai (value-based) tidak hanya menekan beban operasional, tetapi juga memperkuat loyalitas pelanggan melalui hubungan emosional dan solusi praktis di masa sulit.
Copyrights © 2026