Penelitian ini menganalisis efektivitas pengeluaran pemerintah (public expenditure) sektor pendidikan dalam mendukung SDGs 4 di Pemerintahan Kota Surabaya. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data sekunder, studi ini membedah APBD 2025 dan capaian kinerja pelayanan dasar. Temuan menunjukkan Pemerintah Kota Surabaya konsisten mengalokasikan 20,96% anggaran pendidikan, melampaui mandat konstitusi 20%. Anggaran difokuskan pada program strategis seperti Beasiswa Pemuda Tangguh dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencapai target 100%. Meski pengeluaran pendidikan merupakan investasi jangka panjang, kebijakan ini terbukti efektif meningkatkan Harapan Lama Sekolah (HLS) Surabaya hingga 14,85 tahun. Penelitian menyimpulkan bahwa transparansi dan ketepatan sasaran belanja publik menjadi kunci utama keberlanjutan pendidikan berkualitas di tingkat lokal.
Copyrights © 2026