Urgensi penelitian ini adalah menganalisis makna tanda dan pesan yang terkandung dalam film Sore: Istri dari Masa Depan untuk memahami representasi nilai, relasi sosial, dan pesan moral yang disampaikan kepada penonton melalui pendekatan semiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna denotatif, konotatif, dan mitos yang terkandung dalam film Sore: Istri dari Masa Depan (2025) karya sutradara Yandy Laurens melalui pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Film ini mengisahkan Jonathan, seorang fotografer yang tinggal di luar negeri dan menjalani gaya hidup tidak sehat, yang kehidupannya berubah setelah kedatangan Sore, perempuan yang mengaku sebagai istrinya dari masa depan dan berupaya mengubah kebiasaan buruk Jonathan demi menyelamatkannya dari kematian dini akibat gangguan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis), di mana peneliti memilih sejumlah adegan kunci, dialog, ekspresi tokoh, serta unsur visual dan sinematografi yang dianggap sarat makna sebagai unit analisis, kemudian dimaknai melalui tiga tahap pemaknaan Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan tanda-tanda yang berkaitan dengan kesadaran akan kesehatan, penerimaan diri, pengorbanan, serta cinta sebagai bentuk kepedulian jangka panjang, bukan sekadar romantisme sesaat. Konflik antara keinginan Sore untuk mengubah Jonathan dan hasrat Jonathan mempertahankan kebebasan pribadinya juga dimaknai sebagai representasi dinamika relasi rumah tangga yang realistis. Pada level mitos, film ini membangun narasi bahwa cinta sejati diwujudkan melalui perubahan perilaku dan tanggung jawab terhadap kesehatan diri maupun pasangan, sekaligus mengangkat isu waktu dan kematian sebagai pengingat pentingnya menjalani hidup secara bermakna. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian semiotika pada perfilman Indonesia kontemporer, khususnya yang mengangkat tema relasi personal dan gaya hidup, serta menjadi rujukan bagi penelitian sejenis di bidang ilmu komunikasi dan kajian media.
Copyrights © 2026