Kanker payudara merupakan masalah kesehatan global utama dan menjadi penyebab kematian tertinggi akibat kanker pada perempuan. GLOBOCAN 2020 mencatat sebanyak 68.858 kasus baru dan lebih dari 22.000 kematian di Indonesia, dengan tingginya angka mortalitas terutama disebabkan oleh keterlambatan diagnosis karena sebagian besar pasien datang pada stadium lanjut. Rendahnya literasi kesehatan dan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini, termasuk praktik SADARI, menjadi faktor penting yang perlu diatasi. Sebagai bentuk intervensi promotif dan preventif, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa seminar kesehatan yang ditujukan kepada mahasiswa, berfokus pada peningkatan pemahaman mengenai faktor risiko, tanda dan gejala, serta pentingnya deteksi dini dan pemeriksaan payudara mandiri. Seminar juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif untuk memperkuat pemahaman peserta dan mendorong perubahan perilaku. Evaluasi pretest dan posttest dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku deteksi dini. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, memperkuat sikap proaktif terhadap kesehatan reproduksi, serta mendorong praktik deteksi dini di kalangan generasi muda, sehingga angka kesakitan dan kematian akibat kanker payudara di Indonesia dapat ditekan secara signifikan.
Copyrights © 2026