Penderita diabetes melitus rentan mengalami gejala psikososial seperti kecemasan akan penyakitnya yang dapat berdampak pada peningkatan kadar glukosa darah dan menurunkan harapan hidup penderita, sehingga dibutuhkan self-management yang baik. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan self-management penderita diabetes melitus yaitu seperti cognitive behavioural therapy. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan cognitive behavioural therapy dan teknik relaksasi otot progresif pada penderita diabetes melitus. Metode yang digunakan, yaitu ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Media yang digunakan, yaitu leaflet, laptop, LCD, soal pretest dan posttest. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebelum dan setelah diberikan cognitive behavioural therapy serta teknik relaksasi otot progresif. Disarankan agar pihak puskesmas dapat mensosialisasikan terapi ini pada penderita diabetes melitus lainnya.
Copyrights © 2025