Letter-reading ability is a fundamental literacy skill that remains challenging for students with intellectual disabilities due to limitations in memory, attention, and information processing. These limitations often hinder students' ability to recognize and distinguish letters, affecting the development of subsequent reading skills. Previous studies have reported the effectiveness of visual learning media in improving early reading skills; however, studies specifically examining the effectiveness of flashcard media for junior high school students with intellectual disabilities using a Single Subject Research (SSR) approach remain limited. Therefore, this study was conducted to provide empirical evidence regarding the effectiveness of flashcard media as an individualized intervention. This study aimed to examine the letter-reading ability of a student with an intellectual disability before and after the implementation of a flashcard-based intervention and to determine its effect on improving letter-reading ability. A quantitative approach employing a Single Subject Research (SSR) method with an A-B-A design was used. The participant was one purposively selected junior high school student with an intellectual disability who experienced difficulties in letter recognition and reading, consistent with the SSR approach that focuses on an in-depth analysis of behavioral change in a single participant. Data were collected through alphabet letter-reading tests (A–Z) and tests requiring the student to distinguish commonly confused letters. The data were analyzed using visual analysis within and across conditions based on scores obtained during the baseline and intervention phases. The findings showed that the participant's letter-reading ability before the intervention remained in the low category, with scores ranging from 46% to 50%. Following the flashcard intervention, the scores increased to 61% in the first intervention session, 73% in the second session, and 76% in the third session. The ability to distinguish commonly confused letters also improved from 25% during the baseline phase to 88% in the final intervention phase. These findings indicate that flashcard media had a positive effect on improving the letter-reading ability of a junior high school student with an intellectual disability. ABSTRAK Kemampuan membaca huruf merupakan keterampilan literasi dasar yang masih menjadi tantangan bagi anak dengan hambatan intelektual karena keterbatasan dalam memori, perhatian, dan pemrosesan informasi. Kondisi tersebut menyebabkan siswa mengalami kesulitan mengenali dan membedakan huruf sehingga menghambat perkembangan kemampuan membaca pada jenjang berikutnya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa media visual dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca permulaan, namun kajian yang secara spesifik menguji efektivitas media flashcard pada siswa hambatan intelektual tingkat SMP dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memperoleh bukti empiris mengenai efektivitas penggunaan media flashcard sebagai intervensi individual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca huruf pada anak hambatan intelektual sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan media flashcard, serta mengetahui pengaruh media tersebut terhadap peningkatan kemampuan membaca huruf. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Subjek penelitian terdiri atas satu siswa hambatan intelektual tingkat SMP yang dipilih secara purposif karena mengalami kesulitan membaca huruf dan sesuai dengan karakteristik penelitian SSR yang berfokus pada analisis perubahan perilaku secara mendalam pada satu subjek. Data dikumpulkan melalui tes membaca huruf alfabet A–Z dan tes membedakan huruf yang sering tertukar, kemudian dianalisis menggunakan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi berdasarkan skor pada fase baseline dan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca huruf sebelum intervensi berada pada kategori rendah dengan persentase 46%–50%. Setelah diberikan intervensi menggunakan media flashcard, kemampuan membaca huruf meningkat menjadi 61% pada sesi intervensi pertama, 73% pada sesi kedua, dan 76% pada sesi ketiga. Kemampuan membedakan huruf yang sering tertukar juga meningkat dari 25% pada fase baseline menjadi 88% pada fase intervensi terakhir. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media flashcard memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan membaca huruf pada siswa hambatan intelektual tingkat SMP.
Copyrights © 2026