This study aims to determine the improvement of narrative text writing skills among slow learner students at SMPN 1 Muara Bengkal, as well as to investigate the implementation of serial picture media in the learning process. The study was motivated by the students' low ability to generate ideas, organize the sequence of events, use appropriate vocabulary, and construct coherent paragraphs, resulting in narrative texts that were still of low quality and poorly organized. This study employed a qualitative approach using Classroom Action Research (CAR), which was conducted in two cycles. Each cycle consisted of planning, action, observation, and reflection stages. The research subject was a seventh-grade student at SMPN 1 Muara Bengkal who was identified as a slow learner. Data were collected through observation, interviews, documentation, and narrative writing tests. The intervention involved the use of serial picture media to help the student understand story sequences visually and systematically. The results showed that the use of serial picture media improved the narrative writing skills of the slow learner student. The student’s pre-cycle score of 50% increased to 55% in Cycle I and further improved to 70% in Cycle II. In addition, the student’s learning activities improved from the fair category to the good category. The student became more active, focused, and capable of organizing story events more coherently after the implementation of serial picture media in the learning process. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks narasi pada murid slow learner di SMPN 1 Muara Bengkal, serta mengetahui penerapan media gambar berseri dalam pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan murid dalam menyusun ide, mengurutkan alur cerita, menggunakan kosakata yang tepat, dan menyusun paragraf secara runtut sehingga hasil tulisan narasi yang dihasilkan masih rendah dan kurang terstruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah murid kelas VII SMPN 1 Muara Bengkal dengan fokus utama pada satu murid slow learner. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar menulis teks narasi. Tindakan yang diberikan berupa penggunaan media gambar berseri sebagai media pembelajaran untuk membantu murid memahami alur cerita secara visual dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan menulis teks narasi murid slow learner. Nilai prasiklus sebesar 50% meningkat menjadi 55% pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 70% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar murid juga mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi baik. Murid terlihat lebih aktif, fokus, dan mampu menyusun alur cerita secara lebih runtut setelah penggunaan media gambar berseri dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026