Guru memiliki kedudukan yang esensial dalam sistem pendidikan, tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pengetahuan, tetapi guru juga berperan sebagai pembimbing yang membantu siswa menanggulangi berbagai masalah baik di bidang akademis maupun kehidupan sehari-hari. Peran ganda ini menuntut guru untuk mampu mengenali kebutuhan, potensi, serta hambatan yang dialami peserta didik, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun sosial. Tujuan penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan peran ganda guru sebagai pengajar sekaligus pembimbing dalam proses pendidikan di sekolah 2) Mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam menjalankan peran ganda tersebut. 3) Memberikan rekomendasi strategi bagi guru dalam mengoptimalkan peran ganda untuk mendukung keberhasilan pendidikan secara holistik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sebagai pengajar harus memiliki kompetensi pedagogic, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional. Selain itu guru harus memberikan pelayanan kepada siswa melalui layanan bimbingan konseling sederhana yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, guru dapat memberikan dukungan emosional, motivasi belajar, serta solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi siswa. Penelitian dan kajian tentang peran ganda guru menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pengajaran, tetapi juga sejauh mana guru mampu menjadi pendamping yang peka terhadap dinamika perkembangan peserta didik. Dengan demikian, guru berfungsi sebagai agen perubahan yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter, kemandirian, dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Copyrights © 2025