Kebisingan merupakan salah satu faktor bahaya fisik yang sering dijumpai di lingkungan industri. Paparan kebisingan yang melebihi nilai ambang batas (NAB) yaitu sebesar 85 dBA/8 jam hari secara terus menerus dapat memicu peningkatan tekanan darah dan denyut nadi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko perubahan tekanan darah pekerja yang terpapar kebisingan di tempat kerja dengan mencari kekuatan hubungan antar variabel pada pekerja perempuan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan melakukan pengukuran level kebisingan dan melakukan pengukuran darah dalam satu waktu terhadap responden yang telah dipilih secara acak.
Copyrights © 2026