Situs Ratu Boko merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang memiliki nilai historis, budaya, dan edukatif tinggi, namun kajian yang mengintegrasikan aspek sejarah, struktur bangunan, dan pemanfaatannya sebagai sumber pembelajaran sejarah secara komprehensif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah perkembangan Situs Ratu Boko, menganalisis struktur bangunan beserta nilai budaya yang terkandung di dalamnya, serta mengevaluasi relevansi situs tersebut sebagai sumber pembelajaran sejarah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan observasi lapangan melalui kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Situs Ratu Boko dibangun sejak abad ke-8 Masehi dengan fungsi awal sebagai wihara dan tempat menyepi, kemudian berkembang menjadi kompleks keraton yang menyerap pengaruh Hindu-Buddha secara sinkretis. Struktur bangunannya yang meliputi gapura, paseban, pendopo, keputren, dan gua mencerminkan tata ruang hierarkis khas keraton Jawa Kuno. Sebagai sumber pembelajaran sejarah, situs ini terbukti mampu menghadirkan pengalaman belajar kontekstual yang tidak dapat digantikan oleh teks semata, meskipun pengelolaan aspek interpretatif dan informatifnya masih perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2026