Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status sosial ekonomi berperan dalam reproduksi konflik antara warga Monjok dengan Karang Taliwang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder, dengan sumber data subjek dan informan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial ekonomi memiliki peran dalam memperkuat reproduksi konflik antara warga Monjok dan Karang Taliwang. Peran tersebut terlihat melalui: 1) Faktor pendidikan berperan dalam reproduksi konflik melalui ketimpangan struktural yang menciptakan jarak sosial dan rasa curiga antarwarga. 2) Faktor pekerjaan berperan dalam reproduksi konflik melalui ketidakadilan distribusi sumber daya yang menimbulkan kecemburuan sosial dan ketidaksetaraan sosial ekonomi. 3) Faktor pendapatan berperan dalam reproduksi konflik melalui kesenjangan sosial ekonomi yang memunculkan rasa ketidakadilan dan sensitivitas sosial antarwarga. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi berperan dalam reproduksi konflik antara warga Monjok dan Karang Taliwang melalui ketimpangan pendidikan, ketidakadilan distribusi sumber daya pekerjaan, dan kesenjangan pendapatan yang memperkuat kecemburuan sosial, rasa ketidakadilan, serta jarak sosial antarwarga.
Copyrights © 2026