PDAM Kota Cimahi menghadapi tantangan dalam mendistribusikan air bersih secara optimal akibat keterbatasan kapasitas jaringan pipa dan meningkatnya kebutuhan air pada setiap wilayah layanan. Penelitian terdahulu masih didominasi analisis deskriptif, sedangkan pengembangan model matematis optimasi yang mengintegrasikan kapasitas jaringan, debit suplai, biaya distribusi, dan kebutuhan pelanggan secara simultan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model optimasi distribusi air bersih menggunakan metode pemrograman linear untuk meminimalkan biaya distribusi dengan tetap memenuhi kebutuhan air pada setiap wilayah layanan. Variabel keputusan dinyatakan sebagai volume air yang dialirkan pada setiap jalur distribusi, yaitu x1, x2, x3, dan x4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model optimasi menghasilkan distribusi air yang lebih efisien dengan total biaya minimum sebesar Rp82.466,6/L, serta alokasi debit optimal pada J1 sebesar 5 L/det, J2 sebesar 25 L/det, J3 sebesar 20 L/det, dan J4 sebesar 10 L/det. Hasil optimasi juga menunjukkan bahwa kebutuhan air pada setiap wilayah dapat terpenuhi sesuai kapasitas distribusi yang tersedia, sehingga metode pemrograman linear efektif digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam optimalisasi distribusi air bersih PDAM Kota Cimahi.
Copyrights © 2026