Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran self-control terhadap pembentukan disiplin diri mahasiswa dalam konteks pendidikan tinggi sebagai wahana pendidikan kewarganegaraan. Desain penelitian kuantitatif dengan survei kepada 81 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa kuesioner terstruktur yang mengukur dimensi self-control (kontrol kognitif, perilaku, dan pengambilan keputusan) serta disiplin diri pada skala Likert. Analisis data meliputi statistik deskriptif dan regresi linier sederhana setelah pemenuhan asumsi dasar. Hasil menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap self-control berada pada kategori sedang–tinggi, dan self-control berpengaruh positif serta signifikan terhadap disiplin diri dengan koefisien determinasi R² = 0,498. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan self-control untuk mendukung kepatuhan pada norma akademik dan pembiasaan perilaku bertanggung jawab sebagai praktik kewarganegaraan di kampus. Implikasi praktisnya, pengelola program dapat mengintegrasikan pelatihan regulasi diri dan pembelajaran berbasis proyek ke dalam mata kuliah dan pembelajaran dikelas.
Copyrights © 2025