Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya dan menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner, serta data sekunder yang berasal dari dokumen proyek dan studi literatur. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan parameter likelihood dan consequence, kemudian diklasifikasikan menggunakan matriks risiko HAZOP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38% potensi bahaya berada pada kategori Extreme Risk, 34% pada kategori High Risk, 19% pada kategori Moderate Risk, dan 14% pada kategori Low Risk. Risiko tertinggi didominasi oleh pekerjaan pada ketinggian, penggunaan tower crane, serta pembongkaran bekisting. Pengendalian risiko direkomendasikan melalui penerapan engineering control, administrative control, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten.
Copyrights © 2026