Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENENTUAN LUASAN AREA INUNDASI TSUNAMI MENGGUNAKAN MODEL NUMERIK TUNAMI N3 DI DAERAH PARUPUK TABING, KOTA PADANG Meli Muchlian; Leli Honesti; Nazwar Djali
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.314 KB) | DOI: 10.21063/jts.2018.V502.0117-120

Abstract

Kota Padang adalah daerah yang terletak di pesisir pantai barat Sumatera Barat. Daerah ini memiliki jumlah penduduk yang cukup padat dan sebagian besar tersebar di pesisir pantai. Parupuk Tabing adalah kecamatan di kota Padang yang berada di tepi pantai. Di daerah ini, sebagaian besar masyarakat pesisir pantai bekerja sebagai penangkap ikan. Daerah ini dahulunya juga mendapat dampak dari tsunami yang pernah menerjang pantai Sumatera Barat pada tahun 1797 dan 1833. Penelitian ini difokuskan untuk menentukan luasan area inundasi berdasarkan simulasi tsunami menggunakan program numerik TUNAMI N3 dengan sumber gempabumi blok Pagai dengan variasi magnitudo (Mw 8.0, 8.5, dan 9.0) pada variasi hiposenter gempa (10, 25 dan 35 km). Peta inundasi tsunami dibuat menggunakan ArcView GIS 3.3 dengan skala 1: 5.000. Waktu datang gelombang tsunami dengan tinggi gelombang maksimum dihasilkan dari pemodelan magnitudo Mw 9.0 dengan hiposenter 10 km yaitu 34 menit 40 sekon dengan tinggi maksimum gelombang tsunami 3.68 m. Hasil hitungan luasan inundasi terdata sejumlah 11 grid atau 80 % area Parupuk Tabing dalam model masih aman dari tsunami.
Tren Penelitian Tanah Longsor di Indonesia Rentang Tahun 2011-2021 Berdasarkan Analisis Bibliometrik Meli Muchlian; Leli Honesti
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 1 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.269 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i1.1968

Abstract

Indonesia has a high risk of landslides because climate and weather factors dominate more than 90%. This study aims to analyze the landslide topic in Indonesia using bibliometrically based on science and engineering fields. This research consists of three stages, namely (1) identification of research topics from the Google Scholar database; (2) software Processing; and (3) data analysis and interpretation. The study results show that bibliometric analysis can be used to analyze scientific works in landslide field research based on the classification adjusted to the keywords. The increasing number of landslide events in recent years is closely related to the development of information and the number of landslide research in science and engineering. With the exposure of keywords and co-citations related to the article, new topics are to be studied further as the development of research related to landslides.
Analisis Pengaruh Karakteristik Fisis dan Mekanis Tanah Dasar terhadap Kerusakan Perkerasan Lentur pada Ruas Jalan Paroman Sawah–Kampung Pinang, Kabupaten Pasaman Barat Wecori Nanda; Hendri Nofrianto; Novy Haryati; Meli Muchlian; Muhammad Ridwan
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0177-182

Abstract

Kerusakan perkerasan jalan sering dipengaruhi oleh kondisi tanah dasar yang memiliki daya dukung rendah. Ruas Jalan Paroman Sawah–Kampung Pinang di Kabupaten Pasaman Barat mengalami kerusakan berupa retak dan penurunan permukaan meskipun telah dilakukan perbaikan perkerasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik fisis dan mekanis tanah dasar serta pengaruhnya terhadap kerusakan perkerasan lentur. Investigasi lapangan dilakukan menggunakan Hand Auger Boring pada STA 0+500 hingga STA 0+900, dilanjutkan dengan pengujian laboratorium meliputi kadar air, berat jenis, analisis saringan, batas Atterberg, dan uji triaxial. Hasil penelitian menunjukkan kadar air rata-rata sebesar 54,19%, nilai berat jenis (Gs) 2,34, dan persentase lolos saringan No. 200 sebesar 79,17%. Nilai Liquid Limit (LL) sebesar 51,02% dan Plasticity Index (PI) sebesar 5,42 mengindikasikan tanah tergolong lanau inorganik (ML) berdasarkan klasifikasi USCS. Hasil uji triaxial menunjukkan nilai kohesi rata-rata 4,69 kPa dan sudut geser dalam (ϕ) 2,75°, yang menandakan kuat geser tanah sangat rendah. Kondisi tersebut menyebabkan tanah dasar rentan mengalami deformasi dan penurunan sehingga berkontribusi terhadap kerusakan perkerasan jalan.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja pada Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) Sintya Apriliana; Leli Honesti; Meli Muchlian; Yusvina Helmi; Hamdeni Medriosa
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0269-273

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya dan menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan penyebaran kuesioner, serta data sekunder yang berasal dari dokumen proyek dan studi literatur. Penilaian risiko dilakukan berdasarkan parameter likelihood dan consequence, kemudian diklasifikasikan menggunakan matriks risiko HAZOP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38% potensi bahaya berada pada kategori Extreme Risk, 34% pada kategori High Risk, 19% pada kategori Moderate Risk, dan 14% pada kategori Low Risk. Risiko tertinggi didominasi oleh pekerjaan pada ketinggian, penggunaan tower crane, serta pembongkaran bekisting. Pengendalian risiko direkomendasikan melalui penerapan engineering control, administrative control, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten.