Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang

Analisis Debit Aliran pada Saluran Sekunder Daerah Irigasi Namu Sira-sira Kanan Menggunakan Floating Area Method

Mardi Paratama Siregar (Universitas Negeri Medan)
Yesica Dwi April Yanti Sinaga (Universitas Negeri Medan)
Ahmad Fauzan Hasibuan (Universitas Negeri Medan)
Rizky Simanjuntak (Universitas Negeri Medan)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2026

Abstract

Saluran sekunder Daerah Irigasi Namu Sira-sira Kanan memiliki peran penting dalam mendistribusikan air irigasi menuju area persawahan di kawasan Namu Ukur Utara. Kondisi debit aliran pada saluran irigasi dapat mengalami perubahan akibat perbedaan dimensi penampang dan karakteristik aliran yang terjadi pada setiap segmen saluran, sehingga debit aktual yang mengalir belum tentu seragam di sepanjang jaringan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi debit aktual pada saluran sekunder Daerah Irigasi Namu Sira-sira Kanan menggunakan floating area method. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan dengan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran langsung luas penampang basah saluran berbentuk trapesium dan kecepatan aliran. Saluran sekunder yang diteliti memiliki panjang sekitar 2,7 km dan dibagi menjadi tujuh segmen pengamatan, sehingga setiap segmen memiliki panjang lintasan sekitar 386 m. Pengukuran kecepatan dilakukan dengan menghanyutkan benda terapung pada setiap segmen untuk memperoleh waktu tempuh aliran, sedangkan debit dihitung berdasarkan luas penampang basah, kecepatan aliran, dan koefisien pelampung sebesar 0,6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit aktual pada setiap segmen memiliki nilai yang berbeda-beda. Debit terbesar diperoleh pada segmen A–B sebesar 0,93 m³/detik, sedangkan debit terkecil terdapat pada segmen C–D sebesar 0,50 m³/detik. Variasi debit tersebut dipengaruhi oleh perbedaan luas penampang basah dan kecepatan aliran pada masing-masing segmen saluran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar luas penampang dan kecepatan aliran, semakin besar pula debit yang dapat dialirkan. Dengan demikian, kondisi geometrik saluran terbuka berbentuk trapesium berpengaruh terhadap kapasitas aliran yang tersedia pada saluran sekunder Daerah Irigasi Namu Sira-sira Kanan dan metode apung dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi debit aktual saluran secara efektif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Transportation

Description

Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang atau disingkat JTS ITP ini dikelola oleh Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Institut teknologi Padang, Sumatra Barat, Indonesia. JTS ITP terbit 2 (dua) kali setiap tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli, sejak tahun 2014. Terhitung Juli 2016, ...