Keberhasilan siswa dalam mengikuti mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) salah satunya ditentukan oleh motivasi belajar mereka. Sayangnya, penyampaian materi bulutangkis di sekolah kerap kali membosankan karena kurang variasi. Akibatnya, siswa menjadi kurang bersemangat dan tidak terlibat aktif selama jam pelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh Badminton Circuit Game dalam mendongkrak motivasi belajar siswa pada pembelajaran PJOK, khususnya pada materi bulutangkis. Metode eksperimen dengan model one group pretest-posttest diterapkan dalam penelitian ini. Peneliti melibatkan 32 siswa kelas VIII E Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Nganjuk sebagai sampel penelitian. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling dengan mengacak kelas sebagai unit sampel sehingga diperoleh kelas VIII E sebagai kelompok penelitian. Upaya mengukur motivasi belajar, digunakan angket dengan 46 pernyataan yang dinilai menggunakan skala Likert. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui uji statistik deskriptif, normalitas, dan paired sample t-test. Hasilnya mencatat peningkatan rata-rata motivasi belajar siswa yang cukup tajam, dari angka 115,53 pada tahap pretest menjadi 163,22 pada posttest. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 (p 0,05), sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Badminton Circuit Game berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Lebih lanjut, analisis effect size menggunakan rumus Cohen's d menghasilkan angka 4,43, yang mengindikasikan tingkat pengaruh yang sangat kuat. Temuan ini menegaskan bahwa model Badminton Circuit Game efektif diimplementasikan sebagai salah satu solusi pembelajaran guna meningkatkan gairah belajar siswa pada cabang olahraga bulutangkis.
Copyrights © 2026