Penelitian ini mengkaji peran edukatif ‘Aisyah r.a. sebagai sumber ilmu pada masa kenabian melalui pendekatan historis. Sebagai istri Rasulullah SAW dan salah satu periwayat hadis terbanyak, ‘Aisyah memiliki posisi strategis dalam pendidikan Islam awal, khususnya dalam penyampaian ajaran Nabi kepada umat. Kajian ini bertujuan untuk menelusuri kontribusi intelektual ‘Aisyah dalam bidang hadis, fikih, dan pendidikan, serta perannya sebagai guru bagi para sahabat dan generasi setelahnya. Dengan menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan sejarah pendidikan Islam, penelitian ini menunjukkan bahwa ‘Aisyah tidak hanya berperan sebagai pelaku sejarah, tetapi juga sebagai agen pendidikan yang aktif dalam membentuk tradisi keilmuan Islam. Temuan ini menegaskan pentingnya sosok perempuan dalam peradaban ilmu pengetahuan Islam sejak masa kenabian.
Copyrights © 2026