Pemberian beasiswa prestasi merupakan salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan motivasi belajar sekaligus membantu peserta didik yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik. Namun, proses seleksi penerima beasiswa di SMK Bina Prestasi Tangerang masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan ketidaktepatan dalam menentukan penerima beasiswa. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang mampu membantu proses seleksi penerima beasiswa secara lebih objektif menggunakan kombinasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot prioritas setiap kriteria, sedangkan TOPSIS digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif penerima beasiswa berdasarkan lima kriteria yaitu absensi, kedisiplinan, nilai rata-rata, prestasi non-akademik, dan penghasilan orang tua. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa bobot kriteria yang dihasilkan telah memenuhi uji konsistensi dengan nilai Consistency Ratio (CR) sebesar 0,0108 (
Copyrights © 2026