Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secera komprehensif konsep etika Islam dalam pemikiran Ibnu Miskawaih sebagaimana tertulis dalam kitab Tahdzib al- Akhlak wa Tathir al-A’raq, serta menganalisis relevansinya terhadap pembentukan karakter murid dan guru dalam konteks pendidikan kontemporer. latar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya degradasi moral, maraknya kekerasan, nirempati, serta disoreantasi peran guru dan murid dalam dunia pendidikan Indonesia, sehingga dibutuhkan rumusan etika dengan berbasis pada nilai-nilai Islam. metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Data dianalisis menggunkan metode deskriptif-analisis melalui proses interpretasi dan klasifikasi gagasan utama etika Ibnu Miskawaih. Temuan penelitian menunjukkan bahwa etika Ibnu Miskawaih dibangun atas konsep penyucian jiwa, pengendalian hawa nafsu, pembiasaaan moral berkesinambungan, serta prinsip jalan tengah sebagi fondasi kebajikan. Pemikiran ini memiliki relevansi bagi pendidikan karakter guru yang dituntut membangun integritas moral melalui keteladanan dan keseimbangan jiwa sedangkan murid dilatih untuk mengembangkan akal, menahan dorongan negatif dan membiasakan perilaku baik. Penelitian ini menegaskan bahwa etika Ibnu Miskawah dapat menjadi rujukan filosofis bagi penguatan pendidikan karakter yang lebih humanis, rasional dan religius.
Copyrights © 2026