Nyeri punggung bawah atau biasa disebut Low Back Pain (LBP) menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami akibat aktivitas fisik yang sering atau berulang. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi nyeri punggung bawah adalah bekam. Bekam termasuk pengobatan yang menggunakan gelas bertekanan negatif untuk mengeluarkan darah dari tubuh, salah satu gejala penyakit yang dapat dikurangi dengan bekam adalah low back pain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi bekam terhadap penurunan skala nyeri low back pain pada petani kakao di Kabupaten Jembrana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experiment design dengan rancangan pre-test-post test control group design. Metode pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling dengan sampel sebanyak 36 orang yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Instrumen pengambilan data menggunakan VAS dan PSQI. Analisis univariat disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji paired t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi bekam terhadap pengaruh terapi bekam terhadap penurunan skala nyeri low back pain pada petani kakao di Kabupaten Jembrana. dengan nilai p- value 0,000 p < 0,05.
Copyrights © 2025