Body shaming merupakan tindakan merendahkan fisik seseorang yang dapat memengaruhi kepercayaan diri, terutama pada remaja yang berada dalam tahap perkembangan identitas diri. Namun, tidak semua remaja yang mengalami body shaming mengalami penurunan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Antara Body Shaming dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja SMP. Jenis penelitian yaitu Kuantitatif Analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel sebanyak 163 orang remaja kelas VIII SMP Negeri 3 Banjarmasin dipilih menggunakan Teknik Proportional Random Sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner body shaming dan kepercayaan diri yang sudah di uji validitas. Analisis data dilakukan melalui uji chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan 54,6% dengan proporsi terbanyak berasal dari kelas B 13,5%. Mayoritas responden masuk Body Shaming kategori sedang (71,2%). Hasil tingkat kepercayaan diri mayoritas kategori tinggi (82,8%). Hasil uji hubungan Body Shaming dengan Tingkat Kepercayaan Diri didapatkan p-value 0,172 artinya tidak ada hubungan antara body shaming dengan tingkat kepercayaan diri. Meskipun banyak remaja mengalami body shaming kategori sedang, mayoritas tetap memiliki kepercayaan diri tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri remaja tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman negatif, melainkan juga oleh faktor lain seperti penerimaan diri dan dukungan sosial.
Copyrights © 2025