Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan bagian paling penting dalam melakukan transformasi sistem kesehatan di layanan primer. ILP mulai diterapkan di beberapa Kabupaten di Indonesia oleh Kemenkes melalui Dirjenkesmas bekerja sama dengan organisasi pendukung lainnya. Tujuan utama ILP untuk meningkatkan cakupan dan jangkauan intervensi layanan primer. Peran kader posyandu dalam program ini sangat penting sehingga peningkatan kompetensi kader posyandu harus di perhatikan salah satunya dengan pelaksanaan pelatihan yang diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan dalam integrasi layanan primer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan dalam peningkatan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader dalam implementasi program ILP. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasy eksperiment dengan desain penelitian one-groups pre-test post-test design. Sebagai populasi adalah kader posyandu, sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi yaitu semua kader posyandu yang mengikuti pelatihan sejumlah 82 orang. Hasil penelitian dianalisis menggunakan paired samples test, didapatkan pelatihan kader efektif dilakukan untuk meningkatakan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader posyandu berdasarkan hasil p value < 0,005. Sebagai kesimpulan pelatihan kader efektif meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader posyandu dalam pelaksanaan integri layanan primer sehingga pelatihan kader posyandu penting untuk selalu diadakan secara berkala dan melakukan evaluasi guna memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas pelayanan posyandu.
Copyrights © 2025