Menyusui merupakan proses fisiologis yang terjadi setelah persalinan, ketika hormon oksitosin dan prolaktin berperan dalam produksi Air Susu Ibu (ASI). Namun, sebagian ibu mengalami ketidakadekuatan suplai ASI akibat teknik menyusui yang kurang tepat serta faktor psikologis yang memengaruhi produksi ASI. Penelitian ini bertujuan menggambarkan hasil implementasi edukasi menyusui, hypnobreastfeeding, dan aromaterapi lavender pada ibu menyusui dengan ketidakadekuatan suplai ASI. Penelitian menggunakan desain studi kasus pada dua ibu menyusui yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan format pengkajian keperawatan, kuesioner, SOP, booklet, checklist observasi, dan video edukasi. Data dianalisis secara deskriptif melalui telaah proses asuhan keperawatan, perubahan respons ibu, serta evaluasi frekuensi menyusui dan buang air kecil bayi selama enam sesi intervensi dalam dua minggu. Hasil menunjukkan peningkatan produksi ASI, membaiknya perlekatan menyusui, meningkatnya frekuensi menyusui dan BAK bayi, serta penurunan kecemasan ibu. Edukasi menyusui, hypnobreastfeeding, dan aromaterapi lavender terbukti dapat memberikan efek sinergis dalam mendukung kecukupan produksi ASI.
Copyrights © 2025