Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada perempuan dan masih menjadi penyebab tertinggi kematian akibat kanker di Indonesia. Tingginya angka kejadian dan kematian sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan diagnosis akibat rendahnya kesadaran terhadap deteksi dini. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode deteksi dini yang sederhana, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri. Remaja putri merupakan kelompok usia strategis dalam pembentukan perilaku kesehatan, sehingga pengetahuan dan sikap terhadap SADARI berperan penting dalam pencegahan kanker payudara sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang SADARI dengan perilaku pencegahan kanker payudara di SMAN 2 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 142 siswi yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuisoner Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil seluruh item pernyataan dinyatakan valid (r hitung > r tabel) dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha > 0,60 dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan kanker payudara.
Copyrights © 2026