Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EDUKASI PENANGANAN HIPERTENSI PADA KELOMPOK IBU PENGAJIAN DI KELURAHAN BENCAH LESUNG KOTA PEKANBARU Dwi Putri Nurhaliza; Ageng Yanti Purwita Sari; Lestari Safitri; Monica Juliyanti; Veni Dayu Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.19322

Abstract

Hipertensi merupakan suatu penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan tekanan darah sistolik ?140mmHg dan tekanan darah diastolik ?90mmHg. Hipertensi perlu penanganan secara berkelanjutan karena dapat menimbulkan komplikasi seperti stroke dan jantung coroner. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dilakukan pada pada kelompok ibu-ibu pengajian masjid Amaliyah di kelurahan Bencah Lesung Kota Pekanbaru pada bulan Juni dan Juli 2023. Tujuan kegiatan adalah untuk pemberdayaan Masyarakat melalui peningkatan pengetahuan ibu-ibu pengajian masjid Amaliyah tentang hipertensi dan penanganannya. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan beberapa tahapan, yaitu focus group discussion (FGD), sosialisasi kegiatan dan pemberikan edukasi melalui metode penyuluhan dengan pre-post test design. Dari hasil kegiatan pengabdian diperoleh gambaran hipertensi ibu-ibu pengajian normal 31%, pra-hipertensi 25%, hipertensi tingkat 1 25%, dan hipertensi tingkat 2 19%. Dari hasil pelaksanaan kegiatan penyuluhan diperoleh data terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu pengajian masjid Amaliyah dari 55% (pre-test) menjadi 85% (post-test). Kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik, dimana peserta mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir dengan semangat.
Krafthouse Mayneapple Souvenir Totebag dari Serat Alami Daun Nanas yang Dikombinasikan dengan Batik Khas Riau Veni Dayu Putri; Dona Martilova; Vera Yulia Hakiki; Nadilah Putri Sani Siregar; Nofiana Nofiana; Firna Asri Melani; Indah Rahma Yena
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6885

Abstract

Desa Rimbo Panjang merupakan salah satu daerah penghasil nanas terbanyak di Pekanbaru, selama ini pemanfaatan tanaman nanas hanya sebatas buahya saja. Namun, selain buahnya ada beberapa bagian yang dapat dimanfaatakn yaitu daunnya, selama ini daun nanas belum optimal dimanfaatkan dan dibiarkan begitu saja sehingga menjadi sampah yang berserakan. Dengan adanya kejadian tersebut, tim membuat solusi berupa pemanfaatan daun nanas yang diolah menjadi suatu produk berupa tas, dimana tas tersebut dibuat dengan bahan baku serat yang dihasilkan dari pengolahan limbah daun nanas, karena selain untuk membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan dilingkungan, serat daun nanas juga memiliki tekstur yang kuat dan halus sehingga dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk. Tahapan implementasi dari kegiatan ini meliputi kegiatan survei pasar dan produksi. Survei pasar dilakukan untuk melihat gambaran potensi pemasaran. Tahapan produksi terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan/produksi dan penyelesaian. Produk ini dibuat dalam bentuk tas slingbag HP, slingbag, dan totebag. Hasil dari kegaitan ini yaitu, dapat memberikan peluang usaha dan sekaligus memanfaatkan bahan-bahan dilingkungan sekitar yang selama ini belum dimanfaatkan terutama dijadikan suatu produk yang memiliki nilai jual.
Krafthouse Mayneapple Souvenir Totebag dari Serat Alami Daun Nanas yang Dikombinasikan dengan Batik Khas Riau Veni Dayu Putri; Dona Martilova; Vera Yulia Hakiki; Nadilah Putri Sani Siregar; Nofiana Nofiana; Firna Asri Melani; Indah Rahma Yena
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.6885

Abstract

Desa Rimbo Panjang merupakan salah satu daerah penghasil nanas terbanyak di Pekanbaru, selama ini pemanfaatan tanaman nanas hanya sebatas buahya saja. Namun, selain buahnya ada beberapa bagian yang dapat dimanfaatakn yaitu daunnya, selama ini daun nanas belum optimal dimanfaatkan dan dibiarkan begitu saja sehingga menjadi sampah yang berserakan. Dengan adanya kejadian tersebut, tim membuat solusi berupa pemanfaatan daun nanas yang diolah menjadi suatu produk berupa tas, dimana tas tersebut dibuat dengan bahan baku serat yang dihasilkan dari pengolahan limbah daun nanas, karena selain untuk membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan dilingkungan, serat daun nanas juga memiliki tekstur yang kuat dan halus sehingga dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk. Tahapan implementasi dari kegiatan ini meliputi kegiatan survei pasar dan produksi. Survei pasar dilakukan untuk melihat gambaran potensi pemasaran. Tahapan produksi terdiri dari tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan/produksi dan penyelesaian. Produk ini dibuat dalam bentuk tas slingbag HP, slingbag, dan totebag. Hasil dari kegaitan ini yaitu, dapat memberikan peluang usaha dan sekaligus memanfaatkan bahan-bahan dilingkungan sekitar yang selama ini belum dimanfaatkan terutama dijadikan suatu produk yang memiliki nilai jual.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI DI PUSKESMAS REJOSARI KOTA PEKANBARU Roy Pranata Ginting; Veni Dayu Putri; Ezalina Ezalina; Yeni Devita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8466

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan minum obat untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien hipertensi adalah dukungan dan peran keluarga. Edukasi kesehatan berbasis keluarga dipandang sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui pendekatan one group pretest–posttest without control. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Intervensi berupa edukasi kesehatan berbasis keluarga diberikan menggunakan media video edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai kepatuhan minum obat setelah diberikan edukasi kesehatan berbasis keluarga, dari nilai rata-rata pretest sebesar 3,60 menjadi 5,36 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi di pelayanan kesehatan primer.