Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Buya Hamka mengenai pendidikan akhlak anak dalam keluarga, mengidentifikasi prinsip-prinsip pendidikan akhlak yang terkandung di dalamnya, serta mengkaji relevansinya dalam menghadapi tantangan pendidikan akhlak pada era kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan pemikiran tokoh. Data primer bersumber dari karya Buya Hamka, terutama Tafsir Al-Azhar, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, artikel jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan melalui identifikasi, seleksi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak dalam keluarga menurut Buya Hamka berlandaskan tauhid, keteladanan, kasih sayang, pembiasaan, penghormatan kepada orang tua, kesadaran moral, ibadah, tanggung jawab sosial, kesabaran, dan sopan santun. Pemikiran tersebut tetap relevan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi melalui penguatan komunikasi keluarga, pengasuhan dialogis, keteladanan, dan pendampingan digital sebagai upaya membentuk generasi beriman, berintegritas, dan berakhlak mulia.
Copyrights © 2026