Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi organisasi dakwah dalam pembinaan spiritualitas mahasiswa di Akademi Dakwah Indonesia Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive yang meliputi pimpinan akademi, dosen atau pembina, pengelola program pembinaan, pengurus organisasi mahasiswa, dan mahasiswa aktif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik refleksif dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan audit trail untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi organisasi dakwah dilaksanakan melalui integrasi komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, dan komunikasi digital. Komunikasi interpersonal melalui mentoring dan pendampingan menjadi strategi utama dalam membangun kepercayaan, kedekatan emosional, serta internalisasi nilai-nilai Islam. Komunikasi kelompok melalui halaqah dan kajian rutin memperkuat identitas kolektif, sedangkan komunikasi organisasi memastikan koordinasi program pembinaan berjalan secara sistematis. Pemanfaatan media digital memperluas jangkauan komunikasi dan menjaga kontinuitas pembinaan spiritual di luar kegiatan tatap muka. Strategi tersebut berdampak pada meningkatnya kedisiplinan ibadah, pemahaman keagamaan, kepedulian sosial, serta kemampuan mahasiswa dalam aktivitas dakwah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi organisasi yang dialogis, partisipatif, dan adaptif berkontribusi terhadap penguatan spiritualitas mahasiswa serta mendukung terciptanya budaya organisasi dakwah yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026