Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak melalui penerapan metode bermain peran (role play) makro dengan media atribut profesi dan benda konkret. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 anak. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan instrumen penilaian keterampilan berbicara yang mencakup lima indikator: keberanian, kosakata, kelancaran, struktur kalimat/artikulasi, dan dialog. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap tahap. Pada tahap Pra-Siklus, ketuntasan klasikal hanya mencapai 37,50% (6 anak). Setelah diberikan tindakan pada Siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 62,50% (10 anak), dan mencapai puncak keberhasilan pada Siklus II sebesar 81,25% (13 anak), yang telah melampaui indikator keberhasilan sebesar 75%. Penggunaan atribut profesi dan benda asli (realia) terbukti efektif menurunkan hambatan komunikasi anak dan memicu keberanian berdialog secara spontan. Simpulan penelitian ini adalah metode bermain peran makro secara efektif dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak usia 5–6 tahun.
Copyrights © 2026