Rumpon merupakan alat bantu penangkapan ikan yang berfungsi menarik dan mengumpulkan ikan pada suatu lokasi tertentu sehingga memudahkan proses penangkapan. Salah satu komponen penting pada rumpon adalah atraktor, seperti pelepah sawit, yang dapat meningkatkan agregasi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas atraktor pelepah sawit pada rumpon permukaan dan rumpon dasar dalam menarik ikan. Penelitian dilakukan secara eksperimen di Laboratorium Jurusan Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi pada April–Juni 2024 menggunakan ikan guppy (Poecilia reticulata) sebagai organisme uji. Dua perlakuan digunakan yaitu rumpon dasar dan rumpon permukaan. Pengamatan dilakukan terhadap jumlah ikan pada zona ketertarikan, distribusi vertikal ikan, serta perilaku ikan. Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-test dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumpon permukaan lebih efektif dalam menarik ikan dibandingkan rumpon dasar. Rata-rata jumlah ikan yang tertarik pada rumpon permukaan mencapai 20 ekor dengan efektivitas 44%, sedangkan rumpon dasar hanya 12 ekor dengan efektivitas 25%. Ikan juga lebih banyak berada pada lapisan permukaan akuarium serta menunjukkan respons makan dan agregasi yang tinggi. Kesimpulannya, atraktor pelepah sawit pada rumpon permukaan lebih efektif dalam menarik ikan dibandingkan rumpon dasar karena lebih mudah dideteksi pada zona aktivitas utama ikan. Fish Aggregating Devices (FADs) are commonly used to improve fishing efficiency by attracting and concentrating fish in a particular area. Palm fronds are often used as natural attractors to increase fish aggregation. This study aimed to compare the effectiveness of palm frond attractors on surface and bottom FADs in attracting fish. The experiment was conducted at the Fisheries Laboratory, Faculty of Animal Science, University of Jambi from April to June 2024 using guppy (Poecilia reticulata) as the test organism. Two treatments were applied: surface FAD and bottom FAD. Observations included the number of fish in the attraction zone, vertical fish distribution, and fish behavior. Data were analyzed using Independent Sample t-test and descriptive analysis. Results showed that the surface FAD attracted more fish than the bottom FAD. The average number of fish around the surface FAD reached 20 individuals (44% effectiveness), while the bottom FAD attracted 12 individuals (25% effectiveness). Fish were mostly distributed in the surface layer and showed active feeding and aggregation behavior. In conclusion, palm frond attractors placed on surface FADs are more effective in attracting fish than those placed on bottom FADs.
Copyrights © 2026