Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis murid pada pembelajaran IPS melalui penerapan model Problem Based Learning serta menganalisis pencapaian setiap indikator kemampuan berpikir kritis menurut teori Robert H. Ennis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain One-Shot Case Study. Subjek penelitian adalah murid kelas VIII-B SMPN 11 Malang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis yang disusun berdasarkan indikator Ennis, yaitu memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menarik kesimpulan, memberikan penjelasan lebih lanjut, serta mengatur strategi dan taktik. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif melalui perhitungan rata-rata dan persentase ketercapaian setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis murid pada pembelajaran IPS melalui penerapan model Problem Based Learning berada pada kategori baik. Penerapan model tersebut membantu murid lebih aktif dalam menganalisis masalah, berdiskusi, dan menentukan solusi terhadap permasalahan pembelajaran. Indikator memberikan penjelasan sederhana memperoleh persentase tertinggi, sedangkan indikator mengatur strategi dan taktik memperoleh persentase terendah. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis murid pada pembelajaran IPS meskipun terdapat kemungkinan faktor selain model PBL yang memengaruhinya.
Copyrights © 2026