Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Model Penguatan Karakter Integritas Berbasis Komunitas Siswa melalui Proyek Sosial Nurul Ratnawati; Neni Wahyuningtyas; Agus Purnomo; Agung Suprianto; Chania Ratu Iriana Putri; Iman Wiratama
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i1.3634

Abstract

Penelitian ini fokus pada penguatan karakter integritas siswa di sekolah, mengingat masih rendahnya kesadaran siswa terhadap nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang tercermin dalam prilaku yang belum sepenuhnya sejalan dengan norma dan etika akademik. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan menguji model penguatan karakter integritas berbasis komunitas siswa, yang dirancang untuk meningkatkan pasrtisipasi, menamkan nilai integritas, serta menghasilkan model yang relevan dan berkelanjutan untuk dapat di implementasikan di berbagai sekolah. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Design Based Research (DBR) yang melibatkan tahap analisisi masalah, pengembangan solusi, pengujian dan penyempurnaan solusi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model edukasi partisipatif berbasis komunitas sekolah yang diberi nama Kompaksi (Komunitas Pelajar Peduli Aksi Sosial dan Lingkungan) berpotensi tinggi untuk dikembangkan menjadi model edukasi partisipatif berbasis komunitas sekolah yang berkelanjutan dalam membentuk karakter integritas siswa. Model ini juga berhasil membangun budaya karakter di sekolah dan mendorong keterlibatan masyarakat melalui proyek sosial dan lingkungan. Dengan demikian Kompaksi memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas sebagai model pendidikan karakter yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan di berbagai sekolah.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Murid pada Pembelajaran IPS melalui Penerapan Model Problem Based Learning Chania Ratu Iriana Putri; I Nyoman Ruja
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis murid pada pembelajaran IPS melalui penerapan model Problem Based Learning serta menganalisis pencapaian setiap indikator kemampuan berpikir kritis menurut teori Robert H. Ennis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dan desain One-Shot Case Study. Subjek penelitian adalah murid kelas VIII-B SMPN 11 Malang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis yang disusun berdasarkan indikator Ennis, yaitu memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menarik kesimpulan, memberikan penjelasan lebih lanjut, serta mengatur strategi dan taktik. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif melalui perhitungan rata-rata dan persentase ketercapaian setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis murid pada pembelajaran IPS melalui penerapan model Problem Based Learning berada pada kategori baik. Penerapan model tersebut membantu murid lebih aktif dalam menganalisis masalah, berdiskusi, dan menentukan solusi terhadap permasalahan pembelajaran. Indikator memberikan penjelasan sederhana memperoleh persentase tertinggi, sedangkan indikator mengatur strategi dan taktik memperoleh persentase terendah. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis murid pada pembelajaran IPS meskipun terdapat kemungkinan faktor selain model PBL yang memengaruhinya.
Pendampingan Pengolahan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Cocopeat dan Cocofiber dengan Mesin Pencacah di Desa Rejosari Nurul Ratnawati; Agus Purnomo; Surya Desismansyah; Ferdinan Bashofi; Chania Ratu Iriana Putri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v10i1.10890

Abstract

This service activity focuses on utilizing the abundant coconut fiber waste in Rejosari Village by processing it into cocopeat and cocofiber using a shredding machine. Coconut fiber waste is often an environmental problem due to the accumulation and pollution it causes. The activity implementation method consists of three stages, namely (1) preparation, including coordination with the village and provision of tools; (2) implementation, which includes the introduction of coconut fiber shredding machine technology and how to process the waste into cocopeat and cocofiber which can be used as planting media and other materials that have economic value; and (3) follow-up, in the form of marketing assistance and product development. The results of the activity showed an increase in community understanding and skills in processing coconut fiber waste independently. Cocopeat produced can be used as an environmentally friendly planting medium, while cocofiber is used as a craft. This program provides economic benefits to the community and supports sustainable environmental management. In the future, the proposed follow-up includes optimizing marketing and developing coconut fiber-based derivative products.
Peningkatan Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil Menengah Susu Pasteurisasi Melalui Legalitas Usaha dan Promosi Digital Chania Ratu Iriana Putri; Dewi Maharani; Izza Syarifah Umamah; Nabila Rahmadina Octavyani
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v10i1.11924

Abstract

MSMEs or Micro, Small and Medium Enterprises are one of the business units that have contributed to economic growth and have proven to minimize economic inequality, especially at the lower middle class level. One of the MSMEs in Jabung Village, Kemantren District, Malang Regency is MJP or Muncul Jaya Pasteurization. These MSMEs produce pasteurized milk with good properties for health. However, there are several obstacles that prevent this product from entering the market widely, namely the absence of an NIB or business identification number and the lack of digital promotion so that the marketing of this product is only limited. Based on this, this service was carried out to increase understanding of the knowledge of market requirements using NIB, as well as how to manage product marketing through digital media and label branding. The results of this service are increased knowledge of producers regarding marketing requirements through the NIB scheme and digital marketing media, the issuance of NIB documents as an initial requirement for making PIRT numbers or Household Industry Food and the inclusion of NIB numbers on product labels and increased product consumers after marketing through digital marketing methods.