Pemahaman guru terhadap regulasi emosi murid dengan Gangguan Emosi dan Perilaku (GEP) merupakan faktor penting dalam mendukung pembelajaran di sekolah inklusi. Namun, penelitian yang mengkaji pemahaman guru berdasarkan model proses regulasi emosi Gross masih terbatas, khususnya pada konteks sekolah dasar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman guru terhadap regulasi emosi murid GEP secara keseluruhan dan berdasarkan lima aspek regulasi emosi menurut Gross. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif cross-sectional yang melibatkan 121 guru kelas dari 19 sekolah dasar inklusi di Kecamatan Pauh, Kota Padang, melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 30 butir berdasarkan lima aspek regulasi emosi Gross (Cronbach's Alpha = 0,856) dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman guru secara keseluruhan berada pada kategori tinggi (M = 102,00; SD = 10,92). Pemahaman lebih baik ditemukan pada aspek situation selection (M = 21,38) dan cognitive change (M = 21,02), sedangkan situation modification (M = 20,38), response modulation (M = 20,52), dan terutama attentional deployment (M = 18,70) berada pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan pemahaman guru terhadap strategi regulasi emosi yang bersifat internal, terutama attentional deployment.
Copyrights © 2026