Latar Belakang: Zea mays L. menjadi salah satu tanaman pangan utama dunia. Bagian rambut, tongkol, kelobot, biji berwarna dan dedaknya mengandung beragam senyawa bioaktif dengan potensi manfaat kesehatan, namun kompilasi bukti ilmiahnya masih terbatas. Tujuan: Menganalisis potensi fitokimia, mekanisme dan implikasi kesehatan dari bagian tanaman Zea mays L. Metode: Penelusuran dilakukan pada basis data PubMed/MEDLINE menggunakan kombinasi istilah terkait “Zea mays”, “corn silk”, “purple corn”, “anthocyanin”, dan “corn bran arabinoxylan”, dibatasi pada artikel open access dan tergolong artikel penelitian, brief report, short communication atau tinjauan serta diterbitkan pada rentang tahun 2015 hingga 2026. Seluruh data dianalisis secara deskriptif. Hasil: Dua belas artikel memenuhi kriteria dan diekstraksi. Temuan menunjukkan rambut jagung menunjukkan efek antihipertensi, antioksidan dan fotoprotektif melalui modulasi jalur NF-κB, Nrf2 dan mikrobiota usus pada model in vivo. Kandunga Antosianin jagung ungu berasosiasi dengan efek antiinflamasi, antiproliferatif pada hiperplasia prostat jinak dan perbaikan kognitif pada uji klinis perempuan menopause. Arabinoxylan dedak jagung memodulasi mikrobiota usus dan penanda metabolik pada uji klinis acak terkontrol manusia. Kesimpulan: Zea mays L. menyimpan potensi multi-target untuk kesehatan kardiovaskular, metabolik, dan kognitif, namun translasi klinis masih terbatas pada komponen arabinoxylan dan antosianin, sehingga standardisasi dan karakterisasi senyawa bagian tanaman, uji kandidat obat serta uji klinis masih diperlukan untuk menguatkan bukti terapeutiknya
Copyrights © 2026