Tata letak merupakan salah satu kunci yang menentukan efisiensi sebuah operasi perusahaan dalam jangka panjang. Berperan penting dalam meningkatkan kualitas produk minuman herbal jamu tradisional. Tata letak yang efektif dapat membantu sebuah organisasi mencapai strategi yang mendukung perbedaan, harga rendah, atau respon. Serta pengaturan peralatan untuk menciptakan area kerja yang efisien, aman, dan ergonomis. Area kerja dengan tata letak yang memiliki prinsip desain yang baik akan menciptakan menghasilkan tingkat efisiensi dan produktivitas karyawan yang tinggi. Penempatan tata letak ruang atau fasilitas yang tepat dapat memudahkan dalam menjalankan aktivitas produksi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tata letak fasilitas pada Jamu Bogor. Jamu Bogor yang biasa dikenal dengan Cila FD Indonesia merupakan produksi minuman herbal jamu tradisional milik pribadi yang berlokasi di Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Produksi ini menyediakan minuman herbal jamu tradisional untuk memenuhi permintaan industri minuman herbal sehat dan berkhasiat di masyarakat. Penempatan tata letak pada pabrik ini perlu dikaji kembali agar dapat meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis tata letak fasilitas pada Jamu Bogor Cila FD Indonesia dengan menggunakan metode Activity Relationship Chart (ARC) dan Total Closeness Rating (TCR). Hasil Analisis kedua metode tersebut didapatkan nilai tertinggi pada Tempat Produksi dengan total nilai 110 dan nilai terendah berada pada Spot Konten dan Tempat Editor dengan total nilai 14. Spot konten mengalami perubahan yang diletakkan berdekatan dengan tempat editor agar memudahkan pekerja dalam pembuatan.
Copyrights © 2026