Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana Tanboy Kun membangun personal branding sebagai food vlogger mukbang di YouTube. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian menganalisis kanal YouTube Tanboy Kun (@tanboykun) pada periode 2016–2025. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggabungan delapan prinsip personal branding Montoya dengan konsep digital self-presentation dan parasocial interaction secara simultan untuk membaca praktik mukbang ekstrem di Indonesia. Data dikumpulkan dari 15 video yang dipilih secara purposive (mukbang ekstrem, kolaborasi, dan prank sosial) dengan unit analisis elemen visual, naratif, serta interaksi, lalu dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding Tanboy Kun dibangun melalui konsistensi tema mukbang ekstrem, storytelling bernuansa tantangan, perjuangan, dan hiburan, serta pembentukan identitas digital lewat close-up, ekspresi kepedasan, desain thumbnail, dan sapaan akrab. Engagement audiens melalui views, likes, dan komentar turut menguatkan citranya sebagai sosok ekstrem, dekat, dan dermawan. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian personal branding kreator digital dengan memetakan keterkaitan prinsip Montoya, presentasi diri digital, dan relasi parasosial. Secara praktis, temuan ini menjadi acuan bagi kreator kuliner untuk merancang strategi konten yang konsisten sekaligus bernilai sosial.
Copyrights © 2026