Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah
Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)

KOREKSI POSTUR DAN PENINGKATAN FUNGSI MELALUI PROGRAM FISIOTERAPI BERBASIS LATIHAN SCHROTH DAN MODALITAS TERAPI PADA PASIEN SKOLIOSIS THORAKOLUMBAL TIPE C

Ken Siwi (Program Studi Sarjana Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Surabaya, Indonesia)
Nura Maulida Isna (Program Studi S1 Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surabaya)
Nihaayah Azharoh (Program Studi S1 Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surabaya)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Latar Belakang: Skoliosis thorakolumbal merupakan kelainan postural tiga dimensi yang ditandai dengan deviasi lateral dan rotasi vertebra. Asimetri beban mekanik memicu kelelahan otot paraspinal, nyeri punggung kronis, serta penurunan kualitas hidup. Pendekatan konservatif terintegrasi yang memadukan terapi fisis dan metode latihan spesifik berpotensi memberikan hasil klinis yang optimal. Tujuan: Menganalisis efektivitas kombinasi modalitas fisis (Infrared dan TENS), latihan spesifik metode Schroth, serta Home Exercise Program (HEP) terhadap penurunan intensitas nyeri, derajat rotasi trunk, dan kapasitas fungsional pada pasien skoliosis thorakolumbal tipe C. Metode: Penelitian ini menggunakan desain laporan kasus tunggal (single-case study) pada seorang wanita berusia 23 tahun dengan skoliosis thorakolumbal di Klinik Fisioterapi Surabaya. Intervensi diberikan sebanyak 8 sesi selama 4 minggu (2 kali seminggu). Protokol terapi terdiri dari Infrared (IR), Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), latihan spesifik metode Schroth (koreksi tiga dimensi, rotational angular breathing, dan penguatan isometrik terarah), serta program latihan mandiri di rumah (HEP). Evaluasi parameter dilakukan pada pra (T0) dan pasca-intervensi (T8) menggunakan Visual Analog Scale (VAS), Scoliometer, dan kuesioner Scoliosis Research Society-22 (SRS-22). Hasil: Setelah 8 sesi terapi, ditemukan penurunan tingkat nyeri VAS sebesar 66,7% (dari 6,0 cm menjadi 2,0 cm), penurunan derajat rotasi trunk pada scoliometer dari 7° menjadi 4°, serta peningkatan skor fungsional SRS-22 sebesar 46,0% (dari 63 menjadi 92 poin). Kesimpulan: Kombinasi Infrared, TENS, latihan metode Schroth, dan program latihan mandiri terbukti efektif dalam meredakan nyeri, mengoreksi deformitas rotasional trunk, dan meningkatkan kapasitas fungsional pada pasien skoliosis thorakolumbal. Kata kunci :  Skoliosis Thorakolumbal, Infrared, TENS, Schroth Exercise, Home Program

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Jar

Publisher

Subject

Health Professions Neuroscience Other

Description

urnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU) adalah jurnal keilmuan fisioterapi yang diterbitkan oleh Prodi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. JarFisMU terinspirasi dari nama artificial intelegent dari film Iron Man, yang merupakan terobosan teknologi untuk ...