Journal of Gender Equality and Social Inclusion (gesi)
Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober 2025

DAMPAK PERKAWINAN DINI TERHADAP HAK-HAK PEREMPUAN

Mohammad Rafli Syarifudin (Universitas Wijaya Putra)
Galang Robbiansyah (Universitas Wijaya Putra)
Muhammad Fadil Muzakki (Universitas Wijaya Putra)



Article Info

Publish Date
20 Dec 2025

Abstract

16 Tahun 2019 telah menetapkan usia minimal menikah pada 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan. Fenomena ini terutama terjadi di daerah pedesaan dan dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, ekonomi, serta pemahaman agama yang belum menyeluruh. Perempuan menjadi pihak yang paling terdampak, dengan konsekuensi berupa terputusnya pendidikan, risiko kesehatan reproduksi, ketimpangan dalam rumah tangga, serta potensi mengalami kekerasan dan ketergantungan ekonomi. Dalam perspektif hukum Islam, meskipun usia minimal tidak disebutkan secara eksplisit, prinsip maqashid al-syari’ah menekankan perlindungan terhadap jiwa, akal, dan keturunan, yang menuntut kematangan fisik dan psikis dalam pernikahan. Artikel ini menganalisis secara yuridis dan normatif dampak perkawinan dini terhadap hak-hak perempuan serta menegaskan pentingnya harmonisasi antara hukum Islam, hukum nasional, dan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan. Melalui pendekatan nilai-nilai keadilan dalam Islam, artikel ini menekankan bahwa pernikahan seharusnya hanya dilakukan oleh individu yang telah matang secara menyeluruh demi mewujudkan keluarga yang harmonis dan sejahtera.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jurnalgesi

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

JGESI adalah Journal Of Gender Equality And Social Inclusion (e-ISSN. 2964-2760), diterbitkan oleh Pusat Studi Gender dan Inklusi Sosial, Universitas Wijaya Putra Surabaya, Indonesia. Jurnal ini diterbitkan pada tahun 2022 dengan terbitan dua kali per tahun (September dan Maret). Jurnal Ilmiah JGESI ...