Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan ekowisata Megapodius reinwardt sebagai sumber belajar kontekstual dalam meningkatkan konseptualisasi biologi dan pemahaman konservasi calong guru biologi. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas peserta calon guru biologi di FKIP Universitas Mataram yang mengikuti mata kuliah Pengetahuan Lingkungnan. Pengumulan data M. reinwardt dilakukan dengan observasi langsung oleh kelompok eksperimen, data pemahaman konsep biologi dan konservasi melalui tes tertulis terhadap kedua kelompok. Data dianalisis menggunakan uji N-gain dan Mann-Whitney serta analisis deskriptif kuantitatif. Hasil Analisis N-gain skor posttest antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan Uji Mann-Whitney diperoleh nilai Asymp. Sig. sebesar 0,00 ≤ 0,05 artinya terdapat peningkatan kemampuan yang signifikan pada konseptualisasi biologi dan kesadaran konservasi mahasiswa calon guru biologi kelas eksperimen pada materi keanekaragaman hayati, interaksi ekosistem, adaptasi organisme, dan konservasi satwa. Peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan nilai N-gain yang lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Selain itu, peserta didik menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap pentingnya konservasi spesies endemik dan pelestarian habitat alami. Aktivitas pembelajaran lapangan juga mendorong keterlibatan aktif, kemampuan observasi ilmiah, serta penguatan hubungan antara konsep biologi dan kondisi lingkungan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekowisata Megapodius reinwardt berpotensi menjadi sumber belajar kontekstual yang efektif untuk mendukung pembelajaran biologi dan penguatan kesadaran konservasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026